sunnahtullah merupakan hukum Allah SWT yang berada di alam
Sebagai manusia
pasti dimanapun berada akan selalau memiliki aturan atau hukum yang berlaku
sesuai dengan yang berlaku, hukum atau peraturan yang dibuat pastilah memiliki
makna tidak asal dibuat banyak sekali tujuan dibuatnya aturan aturan tersebut
beberapa diantaranya adalah:
- agar
terciptanya suasana yang nyaman
- menjadikan
lingkungan yang kondusif
- semua yang
dilakukan dapat terarah dengan baik
- sadar
bahwa hak setiap orang sama
- menciptakan
rasa saling hormat
Untuk itu sangat
lah penting adanya peraturan atau hukum pada kehidupan ini, sama seperti halnya
kita sebagai manusia yang tinggal di bumi milik Allah SWT ini. Allah SWT
sebagai sang pemilik alam semesta termasuk bumi memiliki peraturan atau
ketetapan yang telah ditetapkan sejak dulu
alam ini diciptakan, Allah SWT telah menentukan hukum ketetapan yang akan
berlaku, sehingga alam dan seisinya bertingkah laku sesuai dengan hukum yang
telah ditetapkan-Nya tersebut. Banyak orang mengatakan bahwa semua
itu adalah hukum alam nyatanya semua itu adalah hukum Allah SWT yang telah
ditetapkan dimuka bumi atau dapat disebut sebagai sunnatullah. sunnatullah juga
dapat dikatakan sebagai cara Allah SWT mengatur alam dunia seperti makna arti
surat Ar-rahman ayat 7 yang artinya "dan Allah meninggikan langit
dan Dia meletakankan neraca (keseimbangan).
Tentunya hukum-hukum yang telah ditetapkan oleh Allah SWT tidak lah langsung disampaikan, hukum-hukum ini disampaikan melalui beberapa cara diantaranya melalui para Rasulullah, melalui ayat suci Al-Qur'an, dan hadits-hadits yang jelas kebenarannya.
Ketetapan Allah dibuat agar manusia dapat hidup sesuai aturan yang telah Allah SWT tetapkan, hal ini berkaitan dengan apa yang akan kita lakukan apakah untuk mencari izin atau ridha Allah SWT? Namun apa perbedaan diantara keduanya?
secara
umum izin merupakan per-setujuan atau memperbolehkan akan suatu hal. Sedangkan,
ridha adalah izin yang telah di setujui oleh Allah SWT sehingga Allah rela
terhadap apa yang kita perbuat.
seperti
yang dikatakan dalam Al-Qur'an “Boleh jadi, kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik
bagimu, dan boleh jadi (pula) kamu menyukai sesuatu, padahal ia amat buruk
bagimu. Allah yang paling mengetahui, sedangkan kamu tidak mengetahui.” (QS.
Al-Baqarah: 216)
Sebagai contoh
adalah ridho Allah yang telah ditetapkan pada Al-Qur'an bahwa air juga
merupakan makhluk hidup, ketetapan ini tidak lah mungkin suatu kebohongan itu
semua dapat dibuktikan dalam penelitian Masaru Emoto, seorang ilmuan yang
meneliti bahwa air juga merupakan makhluk hidup, ini dibuktikan dengan cara 2
botol yang berisikan air. Botol A diberikan ucapan buruk sedangkan botol B
diberikan ucapan yang baik. Hasilnya adalah bahwa botol A tidak
menghasilkan kristal, bentuknya hancur dan menyeramkan sedangkan dalam botol B
menghasilkan kristal yang indah dan mengagumkan. Semua ialah ridha Allah SWT
yang telah ditetapkan.
Contoh lain
dari hukum ketetapan yang Allah SWT adalah bahwa segala sesuatu diciptakan
secara berpasangan. Dalam Alquran telah
disebutkan, seluruh makhluk yang diciptakan Allah SWT mempunyai pasangan. Ini
adalah bukti keseimbangan alam semesta yang diciptakan dan ada dalam
pemeliharaan-Nya. Terdapat pada "Dan segala sesuatu Kami ciptakan
berpasang-pasangan supaya kamu mengingat akan kebesaran Allah." (QS
adz-Zaariyat [51]: 49), sebagai contoh :
- pria-wanita
- baik-buruk
- siang-malam
- sebab-akibat
Pembahasan
diatas merupakan contoh-contoh akan halnya sunnahtullah yang telah ditetapkan
Allah SWT, kita manusia sebagai makhluknya tunduk akan perintah dan peraturan
yang telah dibuatnya. Dan dalam melakukan sesuatu haruslah mencari ridho Allah
SWT agar hidup kita menjadi berkah.
Komentar
Posting Komentar