MANUSIA MERUPAKAN MAHLUK BERBUDAYA



Menurut wikipedia budaya merupakan suatu cara hidup yang berkembang, dan dimiliki bersama oleh sebuah kelompok orang, dan diwariskan dari generasi ke generasi. Budaya terbentuk dari banyak unsur yang rumit, termasuk sistem agama dan politik, adat istiadat, bahasa, perkakas, pakaian, bangunan, dan karya seni. Dapat dikatakan bahwa budaya merupakan cara hidup sekelompok manusia, seperti yang telah Allah jelaskan dalam Al-Qur’an surah Al-hujurat:13 yang berartikan "Wahai manusia, sesungguhnya Aku menciptakan kamu dari seorang laki-laki dan seorang perempuan dan menjadikan kamu berbangsa-bangsa dan bersuku-suku supaya kamu saling kenal-mengenal. Sesungguhnya orang yang paling mulia di antara kamu di sisi Allah ialah orang yang paling takwa di antara kamu. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha Mengenal".  Disini juga di katatakan bahwa budaya merupakan suatu cara hidup berkembang, yang artinya berkembang dari hal yang tidak tahu menjadi tahu, dari hal yang kuno menjadi hal yang modern.
Budaya dapat dilihat dari sejarah-sejarah perjalanannya, salah satu contoh yang Allah gunakan adalah artefak budaya fisik yang digunakan untuk menunjukkan cerita kesejarahan manusia-manusia pada masa lalu, jaum luth, kaum ‘Aad, kaum pendukung firaun, dan banyak kaum lain nya yang ceritanya dapat diambil hikmah dan menjadi sebuah pembelajaran untuk kehidupan masyarakat kedepannya dan juga sebagai sebuah peringatan jangan sampai kita terjerumus seperti kaum-kaum pada jaman jahilia.
Berbudaya dalam kehidupan masyarakat sangat lah memberikan dampak yang positif seperti antar masyarakat menjadi rukun, saling memahami satu sama lain, dapat memberikan efek sebagai identitas atau ciri khas suatu bangsa yang dapat menjadi daya tarik bangsa tersebut. Dijaman yang modern ini manusia makhluk budaya juga memberikan efek yang buruk di darat dan laut, ini semua dikarenakan budaya yang timbul di jaman yang hanya mengikuti hawa nafsunya saja yang tidak memikirkan dampak apa yang ditimbulkan akibat perbuatannya. Tentang kerusakan yang diungkap di dalam surat Ar-Ruum, 30: 41
ظَهَرَ الْفَسَادُ فِي الْبَرِّ وَالْبَحْرِ بِمَا كَسَبَتْ أَيْدِي النَّاسِ لِيُذِيقَهُمْ بَعْضَ الَّذِي عَمِلُوا لَعَلَّهُمْ يَرْجِعُونَ
“Telah nampak kerusakan di darat dan di laut disebabkan karena perbuatan tangan manusi, supay Allah merasakan kepada mereka sebahagian dari (akibat) perbuatan mereka, agar mereka kembali (ke jalan yang benar).”
Kerusakan yang dilakukan oleh manusia yang dikarenakan nafsu dunia saja memberikan dampak yang sangat menyedihkan bagi lingkungan dan kerusakan kerusakan yang ditimbulkan, bencana banjir, tanah longsor atau pun tsunami sebagai bentuk peringatan Allah kepada hambanya.
Semua ini memberikan bukti-bukti ilmian akan Kemahakuasaan Allah SWT, satu demi satu bukti ilmiah akan ketetapan yang Allah berikan terungkap, karena dibalik semua perintah dan kegiatan yang wajib sebagai seorang muslin lakukan mengandung banyak bukti ilmiah yang dapat diungkap. Penelitian yang pernah dilakukan merupakan gerakan-gerakan yang terdapat dalam sholat, dari hasil penelitian bahwa semua gerakan sholat memiliki fungsi bagi kesehatan bahkan dapat menjadi penyembuh penyakit-penyakit tertentu.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

TIMBANGAN GANTUNG

TAMAN NASIONAL BALI BARAT

REVIEW HOTEL BALI HANDARA BEDUGUL